Hindari Perkataan Fatal Bikin Gagal Saat Interview

Apakah anda pernah punya pengalaman mengenai panggilan kerja, terutama pada saat wawancara, atau yang lebih dikenal dengan interview? Pastinya anda pernah mengalami grogi, gugup dkk nya apalagi yang baru pertama kali mengalaminya.

Seringkali perasaan tersebut membuat mulut mengeluarkan pernyataan yang seharusnya jangan diungkapkan ketika proses wawancara berlangsung. Bukan hanya malu dan serba salah malah bisa jadi dari perkataan tersebut membuat penilaian yang bruk terhadap hasil interview kerja.

jangan katakan hal fatal ini saat interview kerja

Oleh sebab itu sangat penting adanya sebelum memasuki ruang interview untuk menenangkan diri, berkonsentrasi dan tetap rileks supaya anda lebih siap dalam mengahadapi pewawancara kerja.

Ingatlah, kesempatan ini adalah salah satu peluang terbaik untuk anda sebagai pelamar pekerjaan di perusahaan terkait agar bisa mendapatkan posisi pekerjaan yang diinginkan, dan proses interview memang tidak bisa dianggap remeh.

Terkait hal tersebut, saya berikut saya memberikan beberapa hal yang jangan sekalipun diucapkan ketika proses wawancara pekerjaan supaya kemungkinan anda diterima menjadi lebih besar.

Perkataan yang Jangan Diungkapkan Sekalipun Ketika Wawancara Kerja

  1. Saya sangat ingin bekerja di perusahaan ini

Bagi seorang pewawancara yang mendapati calon karyawannya mengatakan hal ini adalah suatu pertanda jika orang tersebut sedang putus asa, sudah coba kesana kemari tidak kunjung diterima kerja dan terkesan memaksa bahwa anda satu-satunya yang layak diterima.

Padahal banyak calon pelamar lain yang memiliki spesifikasi lebih baik dibandingkan yang kita miliki. Nah, alih-alih mengatakan hal tesebut, tunjukkanlah bahwa anda memang benar-benar memiliki spesifikasi yang diperlukan perusahaan serta nmenampilkan hal terbaik dari diri anda sendiri.

  1. Ada tunjangannya gak sih?

Untuk pertanyaan ini sebenarnya bisa anda tanyakan di interview berikutnya yang mana anda sudah benar-benar dinyatakan telah diterima sebagai pelamar pekerjaan. Memang tidak semua perusahaan menyedikakan interview seperti ini.

Namun yang perlu anda ingat janganlah sekali-kali mengatakan hal seperti fasilitas, tunjangan dll sewaktu interview pertama, sebab menanyakan hal tersebut akan berdampak negatif terhadap penilaian anda.

  1. Bergumam hmmm, eee, dll

Memang ketika wawancara, terutama bagi anda yang baru pertama kali menghadapinya rasa gugup dan grogi kerap hinggap selama sesi interview. Namun demikian seringkali bergumam, hmmm atau eee menandakan anda tidak siap dalam wawancara kerja.

Salah satu tips ampuh untuk mengurangi hal tersebut adalah lakukan latihan.. latihan dan latihan supaya bisa tampil percaya diri dan sanggup menjual spesifikasi diri anda kepada perusahaan dan meyakinkan sang pewawancara.

  1. Seperti yang sudah saya bilang tadi..

Mengatakan hal tesebut di depan orang yang menginterview anda adalah sesuatu yang kurang sopan. Pasalnya anda akan dianggap menggurui dan cenderung menyalahkan orang lain sehingga tentu saja akan memiliki nilai buruk di depan pewawancara.

  1. Tidak mengajukan pertanyaan setelah dipersilahkan

Seringkali orang yang mewawancarai akan menanyakan apakah memiliki pertanyaan terkait perusahaan yang anda ingin bekerja di dalamnya. Sebenarnya ini adalah kesempatan terbaik untuk menanyakan lengkap mengenai perusahaan yang itu berarti anda memiliki keingintahuan lebih lanjut, dan hal tesebut memiliki nilai plus sendiri di mata sang interviewer.

Berbeda jika anda hanya terdiam dan menyatakan tidak memiliki pertanyaan lain yang berkesan tidak peduli dan tidak memiliki rasa ingin tahu mengenai dunia kerja diperusahaan.

Nah, itulah tadi 5 hal yang patut anda perhatikan ketika menghadapi wawancara kerja supaya tidak salah mengucapkah hal yang fatal. Btw bisa baca juga cerita interview pertama kali saya.

Anda bisa lihat lebih seksama di video berikut:

Dari setiap poin yang sudah disebutkan tadi bisa dilihat bahwa CV memang penting, namun ada yang tidak bisa dilupakan juga jika berbicara mengenai profesi kerja, yaitu sikap, etika serta profesionalitas. Maka tidak heran kalau interview merupakan salah satu faktor penentu anda diterima atau tidaknya bekerja di perusahaan impian. Good luck!

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer