Cerita Interview dan Infeksi Saluran Kencing

Ini kisah saya yang amat berharga sepanjang hidup, sebab menyangkut dua hal yang sangat berarti yakni kesehatan dan karir..

Jadi begini ceritanya, sekitar 2 minggu lalu saya melamar pekerjaan di sebuah instansi perbankan dan singkat cerita saya mendapatkan panggilan untuk interview kerja atau biasa disebut wawancara.

Nah, karena itu pengalaman pertama saya menghadapi interview tentunya membuat saya berniat untuk tampil prima dong, termasuk latihan di depan kaca dan menyiapkan pakaian yang tepat di hari H nya nanti. Terang saja karena momen seperti ini adalah hal yang penting dan konon katanya sangat berpengaruh terhadap penilaian, terlepas kita memiliki CV yang bagus.

Tiba saatnya hari H, terus terang saya kesiangan bangunnya karena di malam hari sebelum itu kurang nyenyak tidurnya, sepertinya sih nervous hehe..

Akibat bangun telat tersebut otomatis membuat persiapan sedikit terburu-buru termasuk (hal yang sangat saya sesali) lupa untuk buang air kecil terlebih dulu.

Tak dinyana ternyata saya baru sadar ketika sudah di dalam perjalanan menuju tempat wawancara yang jaraknya cukup jauh sekitar 30 menit perjalanan. Alhasil perasaan buang air kecil harus diempet.

Sesampainya di lokasi wawancara pun ternyata banyak hal yang membuat saya tidak kunjung berkemih dan akhirnya setelah selesai dari proses wawancara yang menegangkan saya baru bisa menunaikan hasrat buang air kecil di toilet sekitar lokasi.

infeksi saluran kencing

Nah ini, sejak buang air kecil tersebut sebenarnya saya merasa sedikit perih saat BAK dan saat itu saya anggap hal yang biasa saja mungkin akibat terlalu lama menahan sejak pagi tadi. Tapi ternyata di malam hari tubuh terasa lebih panas meski tak sampai demam.

Masih juga saya menganggap hal tersebut biasa saja dengan minum air putih dan beristirahat lebih awal karena cukup lelah psikis dan fisik menghadapi serangkaian tes wawancara paginya.

Esok paginya perasaan tersebut makin menjadi, perih ketika sedang kencing dan malah ada perasaan gak tuntas setelah berkemih, belakangan saya baru ngerti namanya anyang-anyangan.

Karena sudah kondisi seperti itu dan berbekal mencari informasi di internet saya mendapatkan informasi bahwa yang saya alami adalah infeksi saluran kencing atau yang disebut ISK, saya dapat infonya disini.

Jadi kurang lebihnya akibat saya menahan pipis yang cukup lama kemarin membuat terjadinya infeksi saluran kencing. Namun untuk memastikan tentu saja saya periksakan langsung ke dokter, dan ternyata benar saya menderita infeksi saluran kencing.

Oleh dokter kemudian saya diberikan obat antibiotik dan selang 4 harian saya sudah merasa baikan, kencing normal dan tidak ada gejala anyang-anyangan lagi.

Fiuhh, ternyata pengalaman yang sangat berharga bagi saya selama ini untuk lebih memperhatikan kesehatan khususnya organ intim yang tidak kelihatan karena sakit ISK itu ternyata tidak mengenakkan.

Lah iya ya, mana ada namanya menderita sakit yang enak, hehe..

Btw, lantas bagaimana dengan kabar interview kerja kemarin? Sampai sekarang memang belum ada panggilan diterima atau tidaknya. Yah semoga menjadi yang terbaik sekaligus pengalaman amat berharga bagi saya.

Jadi jangan lupa juga buat Anda yang sedang membaca ini, terutama wanita untuk lebih perhatian lagi pada kesehatan organ intim agar tetap sehat terjaga. Karena kita sebagai kaum wanita memang lebih rentan terhadap kontaminasi kuman, bakteri maupun virus karena tipikal kelamin wanita yang lebih pendek daripada pria.

UPDATE 15 Juli 2018

keterima kerja

Puji Tuhan, akhirnya saya ketrima kerja juga dan saat update ini ditulis saya sedang bahagia karena pertama kali interview dan langsung bisa diterima lamaran kerja. Semoga teman-teman yang masih berjuang untuk mencari pekerjaan juga selalu diberikan kelancaran dalam meraih mimpinya. Dan jangan lupa ikuti update perkembagan di blog ini untuk mendapatkan tips seputar lamaran kerja dll. Semangat!

UPDATE 9 Oktober 2018

Ternyata 3 bulanan setelah kejadian infeksi saluran kencing saya menderita keputihan, entah akibat apa padahal sudah berusaha menjaga kebersihan sebaik mungkin. Apa dari makanan ya? Entahlah..

Tapi yang jelas saya kini mendapatkan produk herbal alami yang bisa membantu mengatasi keputihan dan masalah organ wanita lainnya, bernama Ladyfem.

produk ladyfem

Sebuah produk herbal dari PT ABE yang ternyata juga dijual oleh dr. Boyke, sang ahli kesehatan reproduksi wanita. Selain itu produk Ladyfem juga sudah punya BPOM sehingga aman dipakai.

Produk ini berupa kapsul herbal yang diminum, dan dapat diminum oleh wanita dewasa walaupun belum menikah, termasuk saya hehe..

Saya mengetahui herbal alami Ladyfem kapsul dari seorang teman kerja yang Kemudian saya sempat mencari produk ini di Apotik ternyata tidak ketemu juga dan setelah melakukan pencarian secara online akhirnya saya membeli melalui agen resmi Ladyfem nya supaya mendapatkan produk yang orisinil. Semoga membantu.

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer